Ivan Dan Burung Api
Pada zaman dahulu, di sebuah desa di Rusia, hiduplah seorang anak laki-laki yang berani dan baik hati. Ia bernama Ivan. Ivan tinggal bersama ayah dan dua orang kakaknya yang hidup dari hasil membuat tepung gandum. Pada suatu pagi, ketika Ivan dan keluarganya pergi ke ladang gandum, dilihatnya gandum mereka berantakan terinjak-injak. “Siapa yang melakukan ini?” “Mulai malam ini, kalian berjaga-jaga, kita tangkap penjahat itu!” Malam itu, ketika kedua kakak Ivan pergi ke ladang gandum, angin bertiup dengan kencangnya, seperti akan datang badai.
Kedua kakak Ivan ketakutan, akhirnya mereka tertidur di atas rumput-rumput kering. Ketika terbangun keesokan paginya, ladang mereka sudah porak-poranda, bekas injakan terlihat di mana-mana. Namun, di rumah keduanya berbohong kepada ayahnya. “Semalaman kami berusaha tidak tidur.” “Berkat kami, ladang kita selamat.” “Bagus. Malam ini giliran Ivan yang berjaga. Lakukanlah dengan sungguh-sungguh!”
Ketika Ivan tiba di ladang, ternyata tanaman gandumnya sudah porak-poranda. “Apakah kakak berbohong kepada ayah ?” “Baiklah, aku akan mencoba menangkap si penjahat itu.” Ketika sedang berjaga, terdengar suara ringkikan dari langit. Ternyata itu suara seekor kuda putih sedang terbang. Ivan merenggut bulu tengkuk kuda yang berwarna emas itu, kemudian menunggangi punggung sang kuda. Kuda tersebut mengamuk karena terkejut. Ia berusaha menjatuhkan Ivan dari punggungnya. “Aku tidak akan menyerah!” tekad Ivan. Kuda itu terbang semakin tinggi, melompat-lompat semalaman. Tetapi, ia tidak bisa menjatuhkan Ivan. “Ivan, maafkan aku.” “Sebagai permintaan maaf, aku akan memberikan tiga ekor anakku.” “Kamu boleh menjual dua ekor kuda yang putih, tapi anak kuda yang masih kecil tidak boleh dijual. Anak kuda itu adalah kuda keberuntungan yang dapat mengabulkan permintaanmu.”
Kemudian Ivan melepaskan cengkeraman tangannya. Tak lama kemudian, lahirlah tiga ekor anak kuda seperti yang telah dijanjikan sang kuda. Dua ekor begitu gagah dengan bulu tengkuknya yang berwarna keemasan, tetapi yang seekor lagi tubuhnya seperti seekor keledai yang kecil. Setelah menceritakan kejadian yang dialami Ivan kepada ayah dan kedua kakaknya, Ivan berangkat ke
Pada suatu malam yang gelap gulita, dari kejauhan terlihat cahaya berwarna merah menyala. “Itu pasti pencuri! Pergilah kamu ke
Setibanya di Ibukota, kuda gagah milik Ivan menjadi barang dagangan yang menarik perhatian semua orang. Baginda Raja pun datang untuk melihatnya. Beliau begitu mengagumi kuda tersebut. “Ini benar-benar hebat. Aku sangat menyukainya.” Baginda Raja membeli kuda itu, dan membayarnya dengan uang emas yang banyak. Tetapi, ketika hendak dinaiki pengawal, kedua ekor kuda itu mengamuk. Ivan mengambil tali kekang kuda, kemudian menenangkannya dengan lemah lembut. “Ssst, tenang…” Raja tertarik dengan keahlian Ivan dan mengangkat Ivan menjadi pengurus kuda, dan memecat pengurus kuda yang lama. Kejadian itu membuat pengurus kuda yang lama merasa iri.
Pada suatu malam, ia mengganti air dan makanan untuk kuda Ivan dengan barang yang sudah busuk, untuk membalas dendamnya pada Ivan. Ivan menyadari hal itu, lalu ia mengeluarkan bulu burung api, dan merabanya. Dalam sekejap, makanan dan air busuk itu berubah menjadi segar. Melihat kejadian itu, si Pengurus kuda lama berguman, “Ternyata ia menggunakan sihir.” Ia bergegas ke istana. “Baginda, Ivan menyembunyikan burung api. Buktinya, ia membawa bulu burung itu.” Kemudian Baginda Raja berkata kepada Ivan, “Bawa burung api itu ke sini!” “Baginda, hamba tidak memiliki burung api. Hamba hanya memiliki bulunya!” “Jangan bohong!” “Kalau kamu tidak membawakannya dalam tiga hari, aku akan memberi hukuman cambuk sebanyak seratus kali!”
Ivan pulang ke kandang kuda sambil menangis. Si Kuda kecil berkata, “Aku sudah memperingatkanmu, supaya tidak memungut bulu burung api itu.” Tapi jangan takut, aku akan menangkapkan burung api untukmu. Sekarang tolong siapkan makanan.” Ivan dan Kuda kecil melakukan perjalanan yang sulit. Akhirnya mereka tiba di negeri yang tidak dikenal. Di tengah
Tiba-tiba dari kejauhan terlihat burung api terbang mendekat dan mulai memakan makanan itu. Cahaya terang dari bulunya membuat hari menjadi seperti siang. Ivan melompat dan menangkap burung api itu, lalu cepat-cepat memasukkannya ke dalam sebuah kantong, dan segera kembali ke istana. “Tuanku yang mulia, ini burung api yang Baginda minta.” Ivan mengeluarkan burung api dari kantong. Semua orang yang hadir melindungi matanya dengan tangan mereka karena silau oleh cahaya dari tubuh burung api. “Ivan kau berhasil melaksanakan tugasmu dengan baik!” Raja memberi emas dan permata kepada Ivan sebagai hadiah.
Pengurus kuda yang lama semakin iri hati. Dia menghadap raja dan berkata, “Baginda, diam-diam Ivan menyembunyikan Putri Bulan di sebuah kapal kecil.” Raja kembali memanggil Ivan dan berkata,”Bawalah Putri Bulan kepadaku dalam waktu tiga hari!” Ivan yang tidak mengenal Putri Bulan pulang ke kandang kuda dengan wajah yang sedih. Si Kuda kecil berkata dengan lemah lembut, “Aku akan mencarikan Putri Bulan untukmu.” Kemudian Ivan menyiapkan bekal untuk perjalanan. Mereka mengarungi beberapa lautan, dan tiba di sebuah pantai yang tidak dikenal.
Ivan segera mendirikan tenda, menjajarkan makanan, dan bersembunyi di balik tenda. Ketika hari menjelang pagi, muncullah sebuah perahu kecil dari balik kabut. Putri Bulan yang cantik jelita menghampiri meja yang telah disiapkan oleh Ivan. Ia mulai memainkan harpanya sambil menyantap makanan yang tersedia. Ivan berhasil menangkap Putri Bulan dan membawanya menghadap Baginda Raja. Melihat kecantikan Putri Bulan yang dibawa Ivan, Raja langsung melamarnya.
Kalau Anda ingin menikah denganku, tolong siapkan tiga buah periuk. Yang satu berisi air dingin, yang kedua berisi air panas, dan yang ketiga berisi air susu yang sudah masak.” “Kalau Baginda dapat melompati ketiga periuk itu, aku bersedia menjadi istri Baginda.” Maka, disiapkanlah tiga buah periuk. Namun baginda Raja merasa takut dan tidak mampu melompati ketiga periuk itu. Raja lalu memerintahkan Ivan untuk melompati ketiga periku itu sebagai ganti dirinya. Ivan melompati ketiga periuk itu dengan rasa khawatir. Tetapi, ajaib! Ivan berubah menjadi seorang pangeran yang tampan dan gagah. Raja yang melihat hal ini mengikuti jejak Ivan, namun ia terbakar dan akhirnya meninggal dunia. Kemudian Ivan menikah dengan Putri Bulan, dan hidup bahagia.
TRANSLATE
Ivan Bird And Fire
Long time ago, in a village in
The two brothers Ivan fears, they finally fall asleep on the grass, dry grass. When awakened next day the same morning, they already field perplexedly, former board visible everywhere. However, in both houses lie to his father. "We tried all night not sleeping." "Thanks to our field we survived." "Good. Night shift Ivan the guard. Do it seriously! "
When Ivan arrived at the farm, the wheat’s plant already perplexedly. "What a lie to the father's sister?" "Okay, I'll try to catch the criminals are." When are awake, heard a voice from heaven neigh. In fact it sounds a white horse are flying. Ivan hitch mane of gold, then ascend back the horse. Horses are surprised because the rage. He tried Ivan's throw back. "I will not give up!" Ivan determination. The horse fly high, jump around all night. However, he can not throw Ivan. "Ivan, I beg your pardon." "As an apology, I will give three tails son." "You can sell the two horses are white, but children are still small horse can not be sold. Foal is a horse that fortune can fulfill request. "
Ivan then release hand grip. Not long after, the child was born three tails like horses that have been promised to the horse. Two very stout tail with feathers nape a golden color, but that a body more like a small donkey. After the incident told to the experienced Ivan both father and brother, Ivan go to town to sell the horse. Both horses are stout ascend by the older brother Ivan, while a small horse ascend by Ivan.
On a night of darkness, light visible from a distance a red light. "It was definitely a thief! Go there to see it, Ivan! "Then Ivan also went towards the fire. In fact the light comes from the plumage of an drop. "Weird. There indumentum up like this. However, not hot or injure my hand. "" Ivan, if you take plumage that, bad things will happen. "Son of horse warned him attempt, but Ivan did not care, and insert it into the wool shirt pocket.
Arriving in the capital, stout horses owned by Ivan becomes a commodity that attract everyone. Majesty the King also came to view it. He is so the horse is. "This is really great. I really like it. "Majesty the King to buy the horse, and pay it with money that a lot of gold. However, when the guards would be climbed, the two horses that rage. Ivan took rein horse, and with gentle easeful him. "Ssst, quiet ..." interested in the expertise of King Ivan and take charge Ivan of the horse, and oust the management of the old horse. Gen. stableman that make the old feel jealous.
On a night, he change the water and food for the horses Ivan with goods which have decayed, his enimosity in reply to Ivan. Ivan realize it, and he deplume fire, and grapple. In a flash, rotten food and water was changed to fresh. See the incident, the Board suppress old horse, "but he uses magic." He was rushing to the palace. "Majesty, Ivan bird hide fire. Evidence, he brought the bird feathers. "Then the Majesty the King said to Ivan," Take it to the fire here! "" Majesty, the servant does not have a fire bird. Servants have only feather! "" Do not prevaricate! "" If you do not take it in three days, I will give you the whip as punishment one hundred times! "
Ivan returned to the stable while crying. Horses small said, "I already warn you, that does not get in the plumage of fire." But do not worry, I will fire catch for birds. Now I prepare food. "Ivan Horses and travel a little difficult. Finally they arrived in the country that is not known. In the middle pasture, there is a mountain of gold. They climb the mountain, and put the food brought in there, and hiding.
Suddenly from afar a bird seen flying near the fire and began eating the food. The feathers bright light of day makes a day like. Ivan jump and catch the bird of fire, and immediately put in a bag, and immediately returned to the palace. "My lord glorious, this bird of fire that request." Ivan remove birds from the pockets of fire. All the people present to protect the eyes with their hands because of strong light from the body by a bird of fire. "Ivan you successfully your task well!" King gave a gold and jewel as a gift to Ivan.
Stableman of the old grudge. Him to the king and said, "Majesty, the quiet daughter Month Ivan hide in a small boat." King again called Ivan and said, "Bring to me Month Princess within three days!" Ivan does not know which daughter to come home in stable with a sad face. Horses with small gentle said, "I will find Month Princess for you." Then Ivan prepare stock for travel. They were some of the sea, and arrived at a beach that is not known.
Ivan immediately establish a tent, make food, and hiding behind the tent. When the morning hours, arise a small boat from behind the clouds. Month Princess about a beautiful chic table that has been prepared by Ivan. He began to play his harpa eat while food is available. Ivan successfully capture Month Princess and bring to the Moon Majesty the King. See the beauty that brought Month Princess Ivan, King pop the question directly.
If you want to get married with you, please prepare three pot. Which contains a cold water, which both contain hot water, and the third contains the milk of water that has been cooked. "" If we can jump over a third of the pot, I am willing to be the wife of. "Then, three prepared pot. However Majesty the King was afraid and unable to skip the third pot. King ago ordered Ivan to skip the third my fairy instead of himself. Ivan skip third pot with the feeling of worry. But, magically! Ivan turned into a handsome prince and a stout. King saw this follow Ivan, but it burned and eventually died. Then Ivan married daughter Moon, and happy life.
NINA KARTIKA S.
XII IPA 1
33
No comments:
Post a Comment